Pages

Friday, July 18, 2014

Trigger

Trigger adalah blok PL/SQL atau prosedur yang berhubungan dengan table, view, skema atau database yang dijalankan secara implicit pada saat terjadi sebuah event. Trigger merupakan store procedure yang dijalankan secara automatis saat user melakukan modifikasi data pada tabel. Modifikasi data yang dilakukan pada tabel yaitu berupa perintah INSERT, UPDATE, dan DELETE. INSERT , UPDATE dan DELETE bisa digabung jadi satu trigger yang dinamakan Multiple Trigger.

Tipe dari trigger adalah :

· Application trigger : diaktifkan pada saat terjadi event yang berhubungan dengan sebuah aplikasi

· Database trigger : diaktifkan pada saat terjadi event yang berhubungan dengan data (seperti operasi DML) atau event yang berhubungan dengan sistem (semisal logon atau shutdown) yang terjadi pada sebuah skema atau database.

Procedure & Function

Store Procedure
 Store Procedure yaitu sub program yang digunakan untuk melakukan proses tertentu dan tidak mengembalikan nilai, bisa disimpan dalam database sebagai object skema, sehingga suatu procedure bisa digunakan berulangkali tanpa harus melakukan parsing dan compile ulang. 

Function
Function yaitu Sebuah kumpulan Statement yang akan mengembalikan sebuah nilai balik pada pemanggilnya. Nilai yang dihasilkan Function harus ditampung kedalam sebuah variabel. Perbedaan function dan procedure, yaitu : Kalau function dia akan mengembalikan suatu nilai pada pemanggilnya, sedangkan procedure dia tidak akan mengembalikan nilai apapun pada fungsi pemanggilnya ,

Thursday, July 17, 2014

Membuat View

View

View adalah tabel logika berbasis pada tabel atau view lain. View tidak memiliki data, tetapi
hanya merupakan “jendela” terhadap data pada tabel. Tabel yang merupakan basis dari view
disebut based table. Kita dapat mengartikan view sebagai query yang disimpan di database.
MenciptakanView : View dapat diciptakan dengan melekatkan subquery menggunakan perintah
CREATE VIEW. Kita harus memiliki privilege CREATE VIEW untuk dapat menciptakan view
dan area penyimpanan dimana objek tersebut diciptakan. Kita akan membahas masalah privilege
pada bab Mengontrol Hak Akses.

Kita dapat membuat view sebagai tabel virtual, yang dapat membungkus beberapa query atau
suatu query yang kompleks. Ketika kita membuat view yang mengeset suatu data dari tabel maka
ketika data dari tabel yang bersangkutan berubah, maka ketika itu pula yang dapat kita lihat data
memalui view-pun berubah. Perlu diingat bahwa membuat suatu view bukan berarti membuat
sebuah tabel baru secara fisik, melainkan secara virtual.
Sebenarnya kegunaan view ini akan terasa jika kita hendak memanggil dengan berulang kali
suatu statement SQL yang sama.

CREATE VIEW [OR REPLACE] nama_view [(kolom1, kolom2, ...)] AS
SELECT kolom_yang_dimaksud
FROM nama_tabel
WHERE kondisi
GROUP BY kolom1,kolom2,…
HAVING kondisi_Aggregate
ORDER BY kolom_tertentu